Rumah Kebun / ADR23011

Arsitek:

Luas Lantai: 48 M²

Tahun: 2013

Terletak di tengah lanskap vegetasi yang asri, rancangan bangunan dirumuskan sebagai respons arsitektural yang merayakan keharmonisan antara ruang dan alam sekitar. Massa utama didorong oleh bentuk atap pelana simetris, memberikan identitas yang sederhana namun kuat. Fasad disusun menyatu secara organik dengan tapak. Volume bawah menampilkan corak batu yang berkesan membumi dan tanggap terhadap kelembapan tanah, sementara volume atas menggunakan panel bernuansa kayu bernada hangat untuk menghadirkan kontras visual. Tritisan atap yang dalam diaplikasikan guna melindungi bangunan dari cuaca sekaligus membingkai bukaan besar pada lantai atas.

Lantai dasar difungsikan murni sebagai pusat kegiatan sosial. Transisi spasial dari halaman kerikil menuju ruang dalam dijembatani oleh pintu geser dengan batasan visual yang sangat minim, membiarkan interior melebur dan terbaca sebagai perpanjangan dari lanskap luar.

Secara ruang, plafon dengan sentuhan nuansa kayu berpadu dengan tata cahaya yang mempertegas kesan hangat pada ruangan. Area komunal mengintegrasikan ruang makan dan dapur tanpa sekat pembatas. Elemen utilitas dan perangkat rumah tangga disematkan rapat ke dalam kabinet berdesain lugas, memastikan setiap sudut berfungsi maksimal di tengah dimensi ruang yang padat.

Pada lantai atas, skala ruang berubah menjadi lebih privat dengan tetap mempertahankan keterbukaan pandangan. Plafon yang mengikuti kemiringan atap memberikan kelegaan volume sekaligus mengekspos dominasi nuansa hangat di dalam ruangan. Area istirahat yang berbatasan dengan balkon gantung ini memanfaatkan bukaan kaca penuh dari lantai hingga langit-langit. Solusi tersebut memastikan masuknya cahaya alami secara maksimal, melancarkan sirkulasi udara, serta menjaga interaksi pandangan yang tak terputus dengan pepohonan, menghadirkan sudut peristirahatan yang tenang.

Dipublikasikan pada
Kutipan:  Admal Yasar. (, ). Rumah Kebun / ADR23011. Dipetik , dari Admedia Arsitektur: https://admediaarsitektur.blogspot.com/2023/11/ADR23011.html

Komentar