Romantisme Kolam dengan Eksplorasi Bata Merah / ADR11009

Arsitek:

Tahun: 2011

Kebutuhan akan ruang relaksasi yang tenang sering kali berawal dari keinginan manusia untuk melepaskan penat setelah menjalani rutinitas sehari-hari. Berangkat dari pengalaman tersebut, perancangan ruang air ini ditujukan untuk menciptakan sudut peristirahatan yang mengedepankan privasi dan kedamaian batin. Kenyamanan akustik dan tata cahaya menjadi pertimbangan utama dalam proses perancangan. Kehadiran elemen air di dalam ruangan tidak hanya berperan menyejukkan ruang secara termal, tetapi juga menghadirkan ketenangan melalui pantulan cahaya yang lembut pada permukaannya.

Untuk mengimbangi kesan dingin dari air, pendekatan visual pada elemen penyekat mengedepankan tampilan bata merah yang mengapit sisi kiri dan kanan ruangan. Keputusan ini menghadirkan kesan hangat yang menyelimuti pengguna secara visual. Sebagai titik pusat pandangan, bidang dinding di area ujung memanfaatkan karakter visual batu susun yang disorot dengan pencahayaan pendar tersembunyi. Cahaya buatan ini memendar secara perlahan untuk menghindari kesilauan pada mata sekaligus membangun suasana ruang yang intim. Melengkapi pengalaman ruang tersebut, area pijakan dibalut dengan lantai bercorak kayu yang disusun menyilang, menghasilkan harmoni visual yang utuh untuk sebuah ruang relaksasi yang nyaman.

Dipublikasikan pada
Kutipan:  Admal Yasar. (, ). Romantisme Kolam dengan Eksplorasi Bata Merah / ADR11009. Dipetik , dari Admedia Arsitektur: https://admediaarsitektur.blogspot.com/2011/12/ADR11009.html

Komentar